BREBES, KOMPAS.TV – Berada di Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Dalam sehari pabrik ini mampu menghasilkan 5 ton garam layak industri. Garam mentah dari para petambak diolah melalui proses pencucian kemudian dioven, hingga penggilingan agar lebih halus kemudian dikemas.

Garam yang sudah diolah di pabrik tradisional ini selanjutnya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan tekstil, farmasi dan pakan ternak. Sejauh ini garam lokal asal wilayah pesisir Kabupaten Brebes, telah mampu memenuhi kebutuhan pabrik pabrik tekstil besar.

Karena musim kemarau yang pendek pada tahun ini, menyebabkan menurunnya produksi garam di tingkat petambak, sehingga memicu terjadinya kenaikan harga. Dari semula harga di tingkat petambak Rp. 400 per kilogram, kini menjadi Rp. 600 per kilogram.

Dalam pengolahan garam krosok dari petambak hingga menjadi garam layak industri tidak dibutuhkan bahan kimia lain sebagai campuran. Namun, jika dijadikan sebagai garam konsumsi akan dicampur dengan yodium, sesuai standar nasional indonesia, sni. Akibat pandemi Covid-19, pemasaran garam untuk konsumsi telah terkendala karena pembatasan pembatasan dari pemerintah.

View at DailyMotion

Topics #coronavirus #covid 19 indiana #covid 19 statistics #covid 19 usa #covid symptoms #covid-19 #novel coronavirus #second #stimulus #update